Kang Cecep Syamsul Hari, Yth.
Bukankah hujan itu
indah, ia sumber inspirasi untuk kita ziarahi? Karena itulah “Surat dalam Hujan” ditulis
ketika saya merasa sangat passion oleh stimung dengan
hujan sebagai latar belakang yang memengaruhi aspek kejiwaan. Barangkali saat itu
Chopin sedang memainkan partiturnya yang diinterupsi Mozart. Lalu Bach ikut
ambil bagian. Lantas Beethoven dan Schubert pun ngotot ikutan. Kemudian mereka
kompak memainkan harmonisasi dari berbagai komposisi. Ya, itulah “Surat dalam Hujan” dalam
pandangan saya.






